Acapkali Dibandingkan Dengan Rafael Nadal, Ini Pandangan Carlos Alcaraz
Petenis berusia 18 tahun, Carlos Alcaraz mengungkapkan bahwa ia terbiasa ketika dibanding-bandingkan dengan rekan senegaranya, Rafael Nadal.
Namun, juara Miami Open musim 2022 juga menyadari bahwa dibandingkan dengan salah satu petenis terbaik dunia tentu menjadi tekanan tersendiri. Ia menorehkan sejumlah pencapaian yang Nadal raih ketika ia berusia 18 tahun.
Di Miami beberapa pekan lalu, petenis berkebangsaan Spanyol menjadi juara Masters 1000 setelah menundukkan petenis berkebangsaan Norwegia, Casper Ruud di partai puncak. Pekan ini, ia mencapai peringkat tertinggi dalam kariernya sampai saat ini, peringkat 9 dunia. Seperti halnya Nadal, juara Miami Open menjadi juara Masters 1000 dan menembus peringkat 10 besar ketika berusia 18 tahun.
“Sedikit demi sedikit, saya menerima hal itu dengan lebih normal dan lebih baik. Jika mereka membandingkan saya dengan Rafa, itu karena saya melakukan beberapa hal dengan baik. Ia adalah salah satu petenis terbaik dalam sejarah. Dibandingkan dengan dirinya adalah hal yang positif, tetapi hal itu juga menambah beban di pundak saya,” ungkap Alcaraz.
“Hal yang saya coba saya lakukan adalah membuang semua beban yang mereka berikan kepada saya.”
Pekan lalu, petenis berkebangsaan Spanyol menambah gelar dalam lemari koleksinya dengan memenangkan gelar Barcelona Open. Lapangan utama di Barcelona Open diberi nama Pista Rafa Nadal.
“Saya melakoni turnamen itu, kategori U-14, dan saya menyaksikan pertandingan, melihat para petenis di ruang ganti,” seru Alcaraz.
“Para petenis, maksud saya, saya melihat Rafa bermain di sini, Roberto Bautista Agut, Pablo Carreno Busta. Ya, saya selalu berharap bisa bermain di lapangan Rafa Nadal, bertanding melawan para petenis terbaik dunia. Dan saya ingat pernah mengatakan, ‘Satu hari, saya akan bermain di sana’.”
Petenis berusia 18 tahun pernah bermimpi bermain di Barcelona Open dan kini ia berhasil memenangkan turnamen tersebut.
Pekan lalu, Alcaraz total hanya kehilangan lima game di final Barcelona Open melawan rekan senegaranya, Carreno busta. Setelah memenangkan Barcelona Open, kini ia berharap bisa melakukan hal yang sama di turnamen Masters 1000, Madrid Open.
berita cuan
Komentar
Posting Komentar